Asal-usul desa krapyak
karena orang-orang tersebut tidak dapat mencabut lidi tersebut maka ia sendiri yang mencabutnya dan tiba-tiba dari lubang lidi tadi keluar air terus menerus, sehingga banjirlah daerah tersebut. Semua orang meninggal kecuali anak itu dan seorang nenek tua yang mau menerima keadaannya. kemudian anak itu berubah menjadi ular dan diberi nama baru klinting. Dia selalu berenang mengikuti dan menjaga nenek itu yang sedang menaiki sampan.
Nenek itu mendayung sampannya berhari-hari sehingga sampai disuatu daerah. ketika sampai didaerah tersebut, air yang dilewati sampan nenek itu terasa krepyak-krepyak(bergoyang-goyang) kemudian nenek itu memberi nama daerah itu dengan nama desa KRAPYAK.